Connect with us

Campur Sari, dan Wayang Kulit: Wringin Kurung Adakan Sedekah Bumi Digelar Minggu Depan,

Jatim

Campur Sari, dan Wayang Kulit: Wringin Kurung Adakan Sedekah Bumi Digelar Minggu Depan,

GRESIK, bebas.co.id,

Acara Sedekah Bumi atau Tradisi sedekah bumi akan digelar di desa Wringin Kurung Menganti gresik dengan cara menyelenggarakan sebuah upacara yang melibatkan para petani atau pemilik lahan pertanian. Upacara ini biasanya dilakukan setelah panen sebagai bentuk rasa syukur atas hasil yang diperoleh dari tanah. Sedekah bumi bertujuan untuk memohon berkah dan perlindungan dari Tuhan agar hasil bumi selanjutnya juga melimpah.

Dalam upacara sedekah bumi, biasanya disajikan berbagai macam hasil bumi seperti nasi, sayur-sayuran, buah-buahan, dan lain-lain sebagai persembahan kepada Tuhan. Setelah itu, persembahan tersebut akan didoakan dan diarak mengelilingi desa. Upacara ini juga sering diiringi dengan ritual-ritual keagamaan yang melibatkan para pemangku adat atau pemuka agama.

Selain sebagai ungkapan rasa syukur, sedekah bumi juga memiliki makna sosial dan solidaritas. Hasil bumi yang disedekahkan juga dapat diberikan kepada mereka yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian dan berbagi rezeki. Dengan demikian, sedekah bumi juga memiliki nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong dalam masyarakat.

Nilai-nilai dan makna dari sedekah bumi dapat berbeda-beda tergantung pada budaya dan tradisi di setiap daerah. Namun, secara umum, sedekah bumi merupakan sebuah perayaan dan ungkapan rasa syukur yang dalam dalam masyarakat Jawa dan sebagian budaya Indonesia lainnya.

Seperti yang bakal digelar didesa Wringin Kurung, RW 04 Desa Gempol Kurung Menganti Gresik pada Minggu 21- September 2025, pukul 08.00 acara kirap Budaya berupa hasil bumi dengan cara diarak keliling Wringin kurung sekitarnya.

Sebenarnya sejak dulu acara tahunan berupa sedekah bumi ini sudah dilakukan oleh leluhur namun sempat vakum,” ucap Ali.

Tokoh Masyarakat Ali Mahmudin melanjutkan, Acara ini sudah tiga tahunan diadakan lagi, acara yang bakal digelar Minggu depan ini, ditempatkan dibalai Dusun RW 04, titik kumpul peserta arak-arakan masyarakat yang membawa gunungan hasil bumi didepan rumah Kepala Dusun (Kadus) dilanjutkan keliling sekitar Wringin Kurung dilanjutkan dengan acara istighosah pada pukul 13.00 acara pagelaran seni campur sari dan dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada ibu-ibu janda.

Puncak acara lanjut Ali pada pukul 20.30 itu ada pagelaran Campur sari dan wayang kulit, dalang Ki Didik Sasmito Aji dengan lakon Wahyu Sukmo Sejati.

Kami berharap warga masyarakat sekitar Wringin kurung dan masyarakat umum lainnya untuk datang menyaksikan pagelaran campur sari dan wayang kulit tersebut dengan penuh damai, ” pungkas Ali Mahmudin.

HARIFIN

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

More in Jatim

To Top