Jatim
Grha DPC PERADI Surabaya Resmi Berdiri, Anner Mangatur Sianipar Pembangunan Rampung 10 Hari Lebih Cepat

SURABAYA, bebas.co.id
Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia (DPC PERADI) Surabaya resmi memiliki gedung baru bernama Grha DPC PERADI Surabaya.
Gedung yang berlokasi di Jalan Dukuhmenanggal Timur No. 40, Surabaya, itu diresmikan pada Sabtu (5/9/2026). Peresmian tersebut menandai selesainya pembangunan gedung yang diproyeksikan menjadi fasilitas bagi anggota serta keluarga besar DPC PERADI Surabaya.
Berdasarkan laporan Ketua Panitia Pembangunan Grha DPC PERADI Surabaya, Anner Mangatur Sianipar (AMS), proses pembangunan diawali dengan tender atau beauty contest yang berlangsung pada 11–25 Juni 2025. Sebanyak 10 peserta mengikuti proses tersebut.
Dari hasil seleksi, tiga calon pemenang kemudian mengikuti tahapan wawancara dan negosiasi akhir pada 19 Agustus 2025. Ketiganya yakni PT Succes Inti Konstruksi, PT Alkantara Jaya Konstruksi, dan PT Mega Meru Abadi.
Hasil seleksi menetapkan PT Mega Meru Abadi sebagai pemenang tender. Kontrak pembangunan kemudian ditandatangani pada 26 September 2025 dengan Nomor 001/SPK/IX/2025.
Nilai kontrak pembangunan Grha DPC PERADI Surabaya mencapai Rp4,19 miliar, termasuk PPN 11 persen dan PPh.
Selain nilai kontrak tersebut, terdapat pekerjaan tambah-kurang untuk pekerjaan sipil dan arsitektur gedung senilai Rp392,93 juta. Dalam laporan panitia, pekerjaan tambah-kurang tersebut disebut telah dibayarkan lunas.
Pondasi Diperdalam hingga 20 Meter
Sebelum pembangunan dimulai, panitia terlebih dahulu melakukan soil investigation atau penyelidikan tanah untuk mengetahui kondisi, karakteristik, serta daya dukung tanah sebagai dasar menentukan sistem pondasi bangunan.
Hasil penyelidikan tersebut membuat desain pondasi harus disesuaikan dengan kondisi tanah di lokasi.
Awalnya, pondasi direncanakan menggunakan Strauss Pile dengan kedalaman lima meter. Namun, berdasarkan kondisi dan daya dukung tanah, kedalaman pondasi harus ditambah hingga 20 meter untuk memenuhi kebutuhan teknis dan keamanan konstruksi.
Perubahan pekerjaan pondasi tersebut berdampak pada penambahan waktu pelaksanaan selama 21 hari. Waktu pengerjaan yang semula ditetapkan 300 hari kalender berubah menjadi 321 hari kalender, dengan target penyelesaian pada 21 Agustus 2026.
Pembangunan Grha DPC PERADI Surabaya ditandai dengan peletakan batu pertama pada 5 Oktober 2025. Tahapan pembangunan kemudian berlanjut hingga topping off pada 16 Januari 2026.
Untuk melengkapi fasilitas gedung, panitia juga melakukan pengadaan dan pemasangan satu unit lift tiga lantai dengan kapasitas 450 kilogram atau enam orang.
Pengadaan dan pemasangan lift tersebut memiliki nilai Rp430 juta dan dilaksanakan oleh PT Rekayasa Mitra Jasa Mandiri.
Rampung 10 Hari Lebih Cepat
Meski terdapat penyesuaian desain pondasi yang berdampak pada tambahan waktu pengerjaan, pembangunan Grha DPC PERADI Surabaya justru dapat diselesaikan lebih cepat dari target akhir.
Berdasarkan laporan panitia, progres pembangunan telah mencapai 100 persen pada minggu ke-42 atau 11 Agustus 2026.
Dengan demikian, pembangunan gedung tersebut rampung 10 hari lebih cepat dibandingkan target penyelesaian yang ditetapkan pada 21 Agustus 2026.
Seluruh tahapan pembangunan, mulai dari rincian pekerjaan, pelaksanaan di lapangan hingga evaluasi progres, juga telah didokumentasikan melalui Laporan Harian dan Evaluasi Progress Pembangunan Grha DPC PERADI Surabaya.
Ketua Panitia Pembangunan berharap keberadaan gedung baru tersebut dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi seluruh anggota dan keluarga besar DPC PERADI Surabaya.
Grha DPC PERADI Surabaya diharapkan tidak sekadar menjadi bangunan fisik, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun profesionalitas, integritas, persaudaraan, serta perjuangan dalam menegakkan hukum dan keadilan.
“Semoga Grha DPC PERADI Surabaya yang pada hari ini kita resmikan tidak hanya menjadi sebuah bangunan yang berdiri kokoh, tetapi juga menjadi rumah bagi profesionalitas, integritas, persaudaraan, dan perjuangan dalam menegakkan hukum dan keadilan,” demikian harapan yang disampaikan dalam laporan tersebut.
Panitia juga berharap dari gedung tersebut lahir advokat-advokat yang tidak hanya cakap secara hukum, tetapi juga menjunjung tinggi officium nobile, menjaga kehormatan profesi, serta memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Dengan diresmikannya Grha DPC PERADI Surabaya, gedung tersebut diharapkan menjadi kebanggaan sekaligus bagian dari sejarah perjalanan PERADI Surabaya dalam menjaga marwah dan kehormatan profesi advokat.
(HR)
