Connect with us

Peringati Harlah Kejaksaan ke-81, Kejari Ngawi Tanam Pohon Produktif di Alas Srigati

Jatim

Peringati Harlah Kejaksaan ke-81, Kejari Ngawi Tanam Pohon Produktif di Alas Srigati

NGAWI, Bebas.co.id,

Memperingati Hari Lahir Kejaksaan ke-81, Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi menggelar aksi penghijauan dengan menanam berbagai jenis pohon produktif di kawasan Alas Srigati, Desa Babadan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Kegiatan yang digelar dalam rangkaian peringatan Harlah Kejaksaan tersebut melibatkan Pemerintah Kabupaten Ngawi, Perhutani, komunitas media, serta masyarakat sekitar kawasan hutan.

Sejumlah bibit tanaman buah produktif ditanam, mulai dari mangga, alpukat, durian, jambu hingga nangka. Penanaman tersebut tidak hanya diarahkan untuk menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Kepala Kejari Ngawi mengatakan, ide penanaman pohon tersebut bermula dari banyaknya ucapan selamat Hari Lahir Kejaksaan yang disampaikan dalam bentuk bibit pohon.

Daripada hanya menjadi simbol ucapan, bibit-bibit tersebut kemudian dimanfaatkan untuk penghijauan di kawasan Alas Srigati.

“Jadi kami juga ada program ini karena kami mendapat banyak ucapan, tetapi dalam bentuk bibit pohon. Oleh karenanya, kita tanam di Alas Srigati,” ujarnya.

Menurutnya, pemilihan tanaman produktif diharapkan memberikan manfaat jangka panjang. Selain memperkuat penghijauan kawasan hutan, buah yang dihasilkan nantinya berpotensi menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat.

Wakil Bupati Ngawi menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai masyarakat sekitar menjadi salah satu pihak yang dapat memperoleh manfaat dari keberadaan tanaman produktif di kawasan Srigati.

Kawasan Srigati yang selama ini dikenal sebagai destinasi wisata religi, menurutnya, juga memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi kawasan wisata agro.

“Harapannya nanti bisa dijadikan juga sebagai wisata agro. Ada tanaman buah, tanaman produktif yang sekaligus bisa meningkatkan kegiatan ekonomi baru bagi komunitas warga masyarakat Srigati,” katanya.

Selain aksi penghijauan, rangkaian kegiatan Harlah Kejaksaan ke-81 di Ngawi juga diisi dengan bakti sosial yang digelar Komunitas Media Pengadilan dan Kejaksaan Jawa Timur (KOMPAK Jatim).

KOMPAK Jatim menyerahkan bantuan berupa peralatan salat untuk masyarakat serta mushola di kawasan Srigati.

Perwakilan KOMPAK Jatim, Budi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Jumat Berkah yang dilaksanakan secara berkelanjutan.

Dana untuk kegiatan sosial tersebut dikumpulkan secara mandiri dari para wartawan setiap Jumat.

“Jumat Berkah ini merupakan kegiatan yang kami lakukan secara berkelanjutan. Dana dikumpulkan secara mandiri dari teman-teman wartawan setiap Jumat,” katanya.

Kegiatan sosial tersebut kalli ini sengaja dirangkaikan dengan peringatan Hari Lahir Kejaksaan ke-81 di Kabupaten Ngawi.

Perhutani turut memberikan apresiasi atas sinergi berbagai pihak dalam menjaga kelestarian kawasan Alas Srigati.

Bibit pohon yang ditanam merupakan jenis Multi Purpose Tree Species (MPTS), yakni tanaman yang memiliki fungsi ekologis sekaligus memberikan manfaat ekonomi.

Dari sisi lingkungan, tanaman tersebut dapat mendukung konservasi kawasan hutan. Sedangkan dari sisi ekonomi, tanaman buah produktif diharapkan memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar.

Di kawasan Srigati juga telah terbentuk Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH). Lembaga tersebut diharapkan ikut berperan dalam merawat tanaman sekaligus mendorong pengembangan potensi ekonomi masyarakat sekitar hutan.

Rangkaian Harlah Kejaksaan ke-81 di Ngawi sebelumnya juga diisi dengan kegiatan tebar benih ikan di Sungai Srigati dan Sungai Tempuran.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, Kejari Ngawi bersama pemerintah daerah, Perhutani, komunitas media dan masyarakat berupaya membangun sinergi yang tidak hanya berorientasi pada pelestarian lingkungan, tetapi juga menciptakan manfaat ekonomi berkelanjutan bagi warga sekitar.

Dengan demikian, peringatan Harlah Kejaksaan ke-81 tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi diharapkan meninggalkan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan. (Harifin)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

More in Jatim

To Top