Connect with us

Ketua DPC LSM Banyuwangi Angkat Bicara Soal Demo ODOL

Jatim

Ketua DPC LSM Banyuwangi Angkat Bicara Soal Demo ODOL

BANYUWANGI, BEBAS – Aksi demo dilakukan para Sopir logistik didepan kantor Pemkab Banyuwangi pada hari Senin 22 November 2021, para Sopir menuntut peraturan aturan Over Dimension Over Loading ( ODOL ) dari Sopir Logistik guna kebutuhan perjalanan dan oprasional biaya upah sangat minim sekali.

Ketua DPC LSM KOBRA mengatakan aksi demo ini dilakukan oleh para sopir logistik di depan kantor Pemerintah Kabupaten Banyuwangi kemarin Hari Senin tanggal 22 November 2021.

Menurutnya, para sopir logistik menuntut untuk perubahan aturan Over Dimension Over Loading (ODOL), tuntutan dari para sopir logistik terkait kebutuhan perjalanan dan operasional biaya upahnya sangat minim.

“Dengan ODOL maka kebutuhan para sopir logistik tercukupi untuk biaya operasional, karena barang-barang yang dibawa bisa menambah hasil upahnya dan rata-rata truck-truck logistik lebar dan panjang untuk barang-barang yang diangkut diantarkan ke tempat tujuannya, untuk hasilnya pengangkutan dapat memenuhi kebutuhan biaya operasional buat para sopir logistik,” ucapnya.

Peraturan Pemerintah kata Djoni, dalam Peraturan Dirjen Hubdat Kementerian Perhubungan nomor 4294 tahun 2019 tentang Pedoman Normalisasi Kendaraan bermotor, Kereta gandengan, Kereta tempelan mengatur tata cara normalisasi bagi kendaraan yang melakukan pelanggaran.

Djoni mintakepada Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk segera menanggapi serta menyelesaikan tuntutan dari para sopir logistik, dengan cara musyawarah untuk mufakat bersama dengan para sopir logistik.

“Kami yakin insyaallah.. hasilnya dapat tercapai yang baik dan benar sehingga dapat terjalin hubungan kemitraan baik antara para sopir logistik dengan pemerintah daerah dan pusat, apalagi para sopir logistik juga punya anak istri dan butuh biaya sehari-harinya untuk menghidupi keluarganya,” ucapnya.

Kerena menurut Ketua DPC LSM KOBRA Banyuwangi, Perekonomian Nasional merupakan azas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan, efisiensi, berkeadilan, berkelanjutan, berbatasan lingkungan, kemandirian serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan Kesatuan ekonomi Nasional.

“Sopir logistik salah satu ujung tombak terdepan dalam Perekonomian Nasional dengan mengantarkan barang-barang yang dibawa dan diangjut kendaraan truck-truck mulai dari kota ke kota dan sampai pulau ke pulau dapat tercapai dengan aman dan lancar,” pungkas Ketua DPC LSM KOBRA Daud Djoni WD. ( M.Ono BB )

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

More in Jatim

To Top