Jatim
BLT Warga Dusun Sapapan Desa Saobi Kangayan Sumenep Diduga Ada Pemotongan

SUMENEP, BEBAS – Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang diberikan oleh pemerintah terhadap masyarakat terdampak di Dusun Sapapan Desa Saobi kepulauan Kangean Kecamatan Kangayan Sumenep Madura diduga ada pemotongan.
Menurut masyarakat sekitar Sapapan, BLT itu seharusnya diterima sebesar 900 ribu per 3 bulan sekali, namun diterimanya hanya 400 ribu.
“Waktu itu saya hanya dikasik 400 ribu, yang 500 ribu diambil oknum perangkat desa berinisial ST, berdalih untuk potongan,” ungkat salah seorang warga Dusun Sapapan.
Masih pernyataan masyarakat Sapapan, “potongan itu untuk apa saya juga tidak diberi penjelasan, tidak ada penjelasan pak potongan sebanyak 500 ribu itu untuk apa,” jelasnya.
Terkait potongan BLT sebanyak 60 persen itu, Tokoh Masyarakat Desa Saobi yang namanya tidak mau disebutkan mengatakan,” ini sudah merupakan perampokan, bukan lagi potongan, walaupun data BLT sudah ada yang meninggal, kalau bisa dicairkan harusnya diberikan kepada ahli warisnya,” katanya. Rabu (13/10/2021).
Menurut tokoh masyarakat itu, persoalan pemotongan dana BLT sebanyak 500 ribu itu sudah masuk pidana.
Terkait adanya dugaan pemotongan BLT tersebut, oknum perangkat Desa Saobi, berinisial ST dikonfirmasi melalui WhatsApp tidak ada tanggapan.
Terpisah Sekretaris Camat (Sekcam) Kangayan Nurullah dikonfirmasi mengatakan,” waktu itu pernah kami konfirmasi ke Pak Safiie Pejabat Sementara (Pjs) Desa Saobi dan sekdesnya pada waktu setelah pencairan, alasannya ada beberapa warga yang sudah tidak ada kartunya di pending kata Pak Safiie. Dan lebih jelasnya itu pihak pos yang tau apa mereka sudah di cairkan atau belum kartu yang gak ada orangnya itu, atau sampean bisa tanyakan kepada Santo, karena beliau adalah Sekdesnya,” pungkasnya. (HARIFIN)
