Connect with us

Dinsos Jatim Pastikan LDP Terus Berlanjut Lewat Home Visit

Jatim

Dinsos Jatim Pastikan LDP Terus Berlanjut Lewat Home Visit

Surabaya, bebas.co.id – Di tengah pandemi Covid-19 yang kian memburuk dengan angka kematian yang terus meningkat, tak sedikit keluarga yang kehilangan figur utamanya. Banyak anak menjadi yatim piatu hanya dalam waktu sekejap.

Untuk itu, sesuai arahan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur hadir dengan program Layanan Dukungan Psikososial (LDP) bagi anak dalam keluarga korban Covid-19.

Program tersebut dilaunching pada Selasa (3/8) lalu oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Dr Alwi MHum, dan diselenggarakan mulai tanggal 4-9 Agustus 2021 di 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur.

Seperti yang terbaru, Kepala Dinsos Jatim berkesempatan memantau secara langsung kegiatan LDP di Kota Malang yang dilakukan di Unit Pelaksana Teknis Peningkatan Tenaga Kesejahteraan Sosial (UPT PTKS), Jumat (6/8). Hadir pula Dra Penny Indriyani MM. selaku Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kota Malang, dan tentunya Kepala UPT PTKS, Baiq Lilik Sri Sumartini A.Ks.

Dalam sambutannya, Alwi mengimbau pada para Pekerja Sosial (Peksos) serta pilar-pilar sosial lainnya untuk bersinergi bersama Dinsos Kabupaten/Kota setempat dalam memberikan LDP ini.

“Peksos, pendamping, relawan, ayo sinergi bersama dengan Kepala Dinas Kabupaten/Kota daerah masing-masing. Kita data semua anak yang orangtuanya meninggal karena Covid-19. Jika dari keluarga sudah mampu dan ada yang mengasuhnya, ya sudah. Tapi manakala kita menemukan keluarga yang tidak mampu untuk mengasuhnya, maka kita bisa melayani kebutuhan mereka dengan pemberian bantuan sosial atau dipelihara di UPT kita,” imbau pria berkacamata itu.

Alwi juga menegaskan, kendati kegiatan LDP ini sedianya berlangsung hingga 9 Agustus mendatang, namun bukan berarti bantuan yang diberikan hanya berhenti pada tanggal itu saja. Pihaknya akan terus melakukan pendataan guna membantu anak-anak yang orangtuanya meninggal karena Covid-19.

“Hari ini kita melakukan untuk 25 anak, tetapi ini nanti akan berkelanjutan. Cuma caranya saja yang beda. Kalau hari ini mereka dihadirkan, nanti hari-hari berikutnya kita yang datang,” tegasnya.

Sementara itu, Kadinsos P3AP2KB Kota Malang menambahkan, pihaknya telah mendata sedikitnya ada 47 anak yang orangtuanya menjadi korban Covid-19. Ia berharap, data tersebut tidak bertambah ke depannya.

“Terkumpul sekitar 47 anak, hari ini 25 dulu yang kita usulkan, nanti sambil berjalan kita lakukan home visit. Karena pandemi ini kan terus bergulir, tidak menutup kemungkinan terus bertambah. Tetapi saya berharap tidak,” harap Penny.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Suharti, koordinator Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kota Malang, 25 anak yang hadir dalam LDP kali ini berasal dari lima kecamatan, yakni Kecamatan Lowokwaru, Kecamatan Klojen, Kecamatan Sukun, Kecamatan Blimbing dan Kecamatan Kedungkandang.

Hingga saat ini, Dinsos Jatim bekerja sama dengan Dinsos Kabupaten/Kota, UPT-UPT di lingkungan Dinsos Jatim dan pilar-pilar sosial telah menjangkau lebih dari 50% Kabupaten/Kota yang ada di Jawa Timur. Di antaranya Kota Surabaya, Batu, Kabupaten Tulungagung, Pacitan, Jember, Jombang, Bangkalan, Blitar, Sumenep, Kediri dan masih banyak lagi yang lainnya. (pud)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

More in Jatim

To Top