Jatim
Angkringan Semut Ireng Sukses Mencuri Perhatian Publik

MOJOKERTO, BEBAS – Bukan di pusat keramaian, salah satu angkringan di Mojokerto ini terletak di tempat yang unik. Angkringannya berada didekat rel kereta api yang tidak jauh lokasinya dengan stasiun MR (Mojokerto).
Nongkrong di angkringan telah menjadi kebiasaan anak-anak muda. Ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan saat mengunjungi Angkringan, mulai dari bertukar pikiran atau sekedar nongkrong bersama teman, Angkringan ini buka mulai pukul 18.00 sampai pukul 02.00.
Namun, berbeda dengan angkringan satu ini yang menawarkan sensasi ngopi di pinggir rel kereta api.
Angkringan Semut Ireng berada Ruko Miji Baru No.2A jln. Gajahmada Mengelo Balongsari Kec. Magersari Kota Mojokerto, Jawa Timur.

Semut Ireng merupakan sebuah Angkringan yang baru dibuka mengusung konsep angkringan dengan desainnya sederhana.
Tujuan didirikannya angkringan ini untuk mengembangkan kuliner nusantara, khususnya makanan khas Jawa, di tengah gempuran kuliner-kuliner barat dan Asia.
Sejarah Angkringan dalam catatan Dikutip dari koran Djawi Hiswara (28 Januari 1918) yang menerangkan terminologi “angkring”: keranjang pikulan yang digunakan mewadahi panganan dan air kopi (yang tergeletak di samping jalan) Koran lawas terbitan Surakarta.
Leni pemiliknya angkringan mengatakan awal mula mendirikan angkringan ini bertujuan untuk belajar berbisnis dengan berdagang sekaligus mengisi waktu luangnya.
Menurutnya, dalam strateginya untuk menarik pelanggan sang pemilik memberikan hiburan keluarga dengan memberikan selembar Freepass Karaoke dengan minimal pembelian F&B diatas 50 K.

Selain itu, menu khas yang disajikan adalah Nasi Bakar dan beragam sate-satean yang bisa dibakar langsung. Nasi bakar dengan porsi kecil dan lauk yang sangat sederhana seperti ayam suwir dan beragam variasi lainnya harga mulai dari 3 rb sampai 10 rb.
Aneka masakan mie instan, roti bakar, serta beragam makanan ringan lainnya juga menjadi menu yang wajib untuk dicoba. Beragam pilihan minuman juga dihadirkan, mulai dari minuman tradisional, minuman jahe, Wedang uwuh, hingga minuman modern seperti aneka kopi dan minuman lainnya.
Bagi Anda yang ingin bernostalgia dengan kuliner-kuliner khas Jawa, tempat ini bisa jadi pilihan Anda dengan menikmati sajian Kopi sambil melihat kereta api setiap jam. (dev/mjk)
