Jatim
Temui Pemungut Sisa Rokok, Ketua LSM Kobra Banyuwangi Sampaikan Pesan Kepada Pemkab Banyuwangi

BANYUWANGI, BEBAS – Dimasa masa pandemi Covid- 19 ini dan masih diberlakukan Protokol Kesehatan (Prokes) oleh Pemerintah, Pemerhati Sosial dan Kemanusiaan (Soskam) dan selaku Ketua DPC LSM Komando Bersama Rakyat (KOBRA) Banyuwangi juga sebagai Satgas Ambulance RAPI TRC IKB (Radio Antar Penduduk Indonesia) Wilayah 2 Banyuwangi melakukan investigasi di wilayah Kota Banyuwangi dan tepatnya di jalan Jaksa Agung Suprapto berdekatan dengan lampu Trafick Light perliman arah ke barat, nampak ada seorang warga berjalan di pinggir sambil mencari bungkus rokok bekas di sebelah sisi utara jalan, tepatnya pada hari Kamis, tanggal 11 November 2021.
Warga tersebut mengaku bernama Mamat , Pria, Umur lebih kurang 70 tahun, dan beralamat lingkungan Tangkong di Kelurahan Singotrunan, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi
“Nama kulo (saya- red) Mamat , alamat lingkungan Tangkong di Kelurahan Singotrunan, Kecamatan Banyuwangi,” ucapnya.
“Kulo (saya- red) kerja mencari bekas bungkus rokok, apa adanya untuk kehidupan Kulo (saya-red), untuk Bantuan Sosial belum dapat beras, uang dari Pemerintah,” katanya kepada Daud Djoni, WD saat di temui dipinggir jalan Jaksa Agung Suprapto. (11/11/2021).
Perlu diketahui pada saat Daud Djoni, WD bertemu dengan pak Mamat, di jalan Jaksa Agung Suprapto, Kota Banyuwangi, dirinya menegaskan ” Benar mas, pada saat ini tadi saya melihat dan mengetahui pak Mamat , sedang mencari sesuatu dipinggir jalan, saya langsung menghampiri pak Mamat , sembari menanyakan mau kemana dan sedang apa ? Menurut pengakuan pak Mamat, bahwa sedang mencari bungkus rokok bekas dan tiap harinya keliling pakai sepeda pancal/ dayung. Selain itu saya juga menanyakan apa pak Mamat , sudah dapat Bantuan Sosial (Bansos) dan menurut pak Mamat , bahwa tidak ada bantuan apapun sembako atau uang dari program Pemerintah.
Lanjut Daud Djoni, saya sangat terharu saat melihat pak Mamat , sedang mencari bungkus rokok bekas dan menurut pengakuannya bahwa pak Mamat , belum dapat Bansos sembako atau uang dari program Pemerintah.
Alhamdulilah.. saya dengan tulus Iklas dapat berbagi kasih di hari Kamis malam Jum’at untuk pak Mamat , dan niat Kami tidak ada maksud untuk dipuji, namun Kami mengutamakan jiwa Sosial dan Kemanusiaan, semoga bermanfaat dan barokah. Amin..
Harapan Daud Djoni, WD, semoga Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama Wakil Bupati H. Sugirah ikut berjuang dalam kepedulian Sosial bersama jajaran Dinas Sosial, Forpimkam, Desa/ Kelurahan setempat, karena dengan ikut berjuang kepedulian Sosial berupa BANSOS (bantuan sosial) bagi masyarakat Banyuwangi yang belum dapat Bansos, karena Bansos sangat bermanfaat untuk ekonomi kehidupan di masa pandemi Covid- 19. ( M. Ono BB )
