Connect with us

Jalani Prokes Ketat, PTM di SDN 01 Cijujung Sukaraja Bogor Berjalan Kondusif

Jabar

Jalani Prokes Ketat, PTM di SDN 01 Cijujung Sukaraja Bogor Berjalan Kondusif

Kasek Disaat Meninjau Persiapan PTM akan di Mulai

BOGOR, BEBAS – Pembelajaran tatap muka (PTM) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cijujung Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor telah dimulai, Senin (30/8).

Hari pertama PTM berjalan kondusif dan sesuai harapan. tentu ini tak terlepas dari dukungan semua pihak , mulai dari seluruh steakholders , dewan guru , para orang tua wali murid , terus berupaya untuk mendukung kelancaran dan kelangsungan pembelajaran tatap muka.

Drs. M.Gojali M.Pd Kepala Sekolah Dasar Negeri Cijujung 01 dikonfirmasi wartawan mengatakan PTM ini merupakan uji coba pembelajaran tatap muka di masa pandemi Covid-19.

“Di minggu pertama ini, kami bagi menjadi beberapa tahapan diantaranya, pembagian waktu secara bergilir perkelas, mulai dari kelas 1 hingga kelas 6. Pembagian waktunya yakni dari sesi satu jam 07.30 Wib sampai dengan 09.00 Wib kemudian sesi dua, jam 10.30 Wib berakhir hingga jam 12.00 Wib dan harinya pun kami atur secara bergilir mulai dari Senin, Rabu, dan Kamis, dalam satu minggu begitupun sebaliknya. Saat ini jumlah siswa/i yang hadir kami batasi 50% saja dan jarak waktu pembelajarannya, berkisar antara, 1,5 jam sampai dengan 2 jam saja, dan kami atur jadwal pulang dengan jadwal masuk berikutnya. Kurang lebih memakan waktu 1 jam guna untuk menghindari kerumunan,” jelas Kasek M. Gojali.

“Kami terus berupaya untuk menjalankan protokol Kesehatan yang ketat, mulai dari pengukuran suhu badan siswa/i, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir. serta kami telah menyediakan puluhan tempat cuci tangan, dan kami pastikan setiap siswa/i memakai masker dengan benar,” tambah Kasek.

“Tentu ini kami lakukan sesuai aturan dan anjuran Pemerintah Daerah yakni (Pemkab.Bogor), sehingga kami terus berupaya melakukan Protokol Kesehatan yang ketat. ini akan menjadi sia – sia apabila tidak di dukung oleh semua pihak, namun menurut pengamatan saya orang tua wali murid cukup taat akan aturan yang kami terapkan di antara nya pengantar siswa/i cukup sampai di gerbang satu saja,” tegas Kasek.

“Mudah-mudahan ini akan berjalan sesuai dengan harapan kita bersama. Sehingga kedepan proses belajar mengajar akan terus berjalan. Namun dalam hal ini kami mencoba satu atau dua minggu ini, apabila situasi memungkinkan proses belajar mengajar terus akan dilanjutkan. Mari bersama-sama kita berdo’a, semoga bencana non alam ini Covid-19 segera akan usai, sehingga pendidikan bangkit ekonomi bangkit,” pungkas Kasek Drs. M. Gojali M.pd, sekaligus ia mengakhiri pembicaraannya. (ds)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

More in Jabar

To Top